Home > Gambling > 5 Trend Berjudi dan Data Statistiknya
5 Trend Berjudi dan Data Statistiknya

5 Trend Berjudi dan Data Statistiknya

Judi dilegalkan di bawah hukum federasi Amerika Serikat. Namun, tetap saja dalam pelaksanaannya ada pembatasan-pembatasan dan aturan-aturan tertentu yang mengikat. Beberapa negara bagian, seperti Hawai dan Utah, sama sekali melarang segala macam praktek judi di dalam areanya. Untuk kebanyakan orang, judi sah-sah saja. Tidak ada masalah dengan bermain permainan kasino atau bertaruh atas pertandingan olahraga, selama kamu mempertaruhkan uangmu sendiri dan kamu dapat bersenang-senang. Satu-satunya masalah adalah ketika kamu keranjingan judi. Kecanduan judi menjadi masalah yang cukup meresahkan di Amerika. Di artikel ini, kita akan membahas lima tren berjudi dan data statistiknya di Amerika Serikat.

Berjudi di Amerika Serikat

Judi disebut-sebut adalah salah satu dari sekian industri milyaran dolar di Amerika Serikat. Menurut Public Broadcasting Service (PBS), judi kasino di Amerika Serikat menghasilkan setidaknya $40 milyar setahun, yang mana 25%-nya diperoleh oleh Las Vegas. Dengan ini, nyata bahwa masyarakat Amerika memang menggemari judi. Dalam sebuah studi yang dibuat oleh University of New York, 80% dari penduduk dewasa Amerika tertarik berjudi setiap tahunnya. Tiga dari lima pemain judi di Amerika memiliki masalah judi yang serius. Faktanya, ada lebih dari 800.000 pemuda antara 14 – 21 tahun yang mengalami kecanduan judi.

Berjudi di Perguruan Tinggi

Perjudian di Amerika Serikat bahkan telah menjamur di dunia pendidikannya, sebut saja perguruan tinggi. Menurut statistik, pemain dewasa di antara 20 dan 30 tahun memiliki persentase yang tertinggi dalam kecanduan judi. University of North Carolina di Wilmington menemukan bahwa 75% mahasiswanya berjudi setiap tahunnya. Ada enam persen dari mahasiswa tersebut yang memiliki masalah judi yang serius. Angka ini terus berlipat setiap tahunnya.

Judi dan Kejahatan

Studi menemukan bahwa judi memiliki hubungan yang erat dengan kecanduan judi parah. Menurut psikologis, salah satu dari gejala kecanduan judi adalah terlibat dalam aktivitas kriminal seperti perampokan. Berdasarkan sebuah studi di Georgia State University, 50% dari orang-orang yang memiliki masalah judi terlibat dalam kriminalitas agar mereka tetap terus dapat berjudi dan bersenang-senang.

Judi dan Obat-obatan Terlarang

Dalam sebuah studi yang diadakan oleh sebuah organisasi, ada 75% pemain judi memiliki masalah alkohol. Studi tersebut juga menemukan 60% dari orang-orang tersebut memiliki ketergantungan dengan nikotin dan 38% nya mengidap masalah penyalahgunaan obat-obatan. University of New York juga menemukan bahwa masalah judi cenderung meningkat ketika ada pengaruh alkohol yang terlibat.

Judi dan Penyakit Kejiwaan

Menurut University of North Carolina di Greensboro, orang-orang dengan kecanduan judi memiliki kecenderungan memiliki penyakit mental. Penyakit mental ini seperti depresi, kecemasan, penyalahgunaan obat-obatan, penyakit kepribadian anti-sosial, dan lainnya.

Scroll Up
%d bloggers like this: